By: Silas Sterling

(SeaPRwire) – Pengumuman AMC+ tentang Doctor Who 2005-2022 di platformnya bunyinya bagus. Tapi penggemar sudah kecewa berkali-kali dengan akses streaming yang tidak konsisten. Dari SyFy ke BBC America, Netflix ke HBO Max—setiap tahun harus cari platform baru. Sekarang finally satu tempat, tapi masalahnya masih ada.
Sejak 11 Juni 2026, AMC+ menawarkan Doctor Who Season1 (2005) hingga Season13 (2022). Ini termasuk seluruh era Doctor ke-9 hingga ke-13, plus special masing-masing. Tapi sebelum ini, versi 2005-2022 ada di HBO Max sampai Juli 2025. Era Gatwa dan special Tennant 2023 tidak termasuk.

AMC+ memasang special Natal dan one-off sebagai bagian dari season terkait. Misal, “The Christmas Invasion” di akhir Season1. Tapi Season4 (era Tennant) punya special 2009-2010 yang dijadikan bagian Season4. Thumbnail “The Waters of Mars” salah—tampil Matt Smith, padahal dia Doctor ke-11. Season7 juga salah: “The Snowmen” di antara “The Name of the Doctor” dan “The Day of the Doctor”, padahal seharusnya di antara “The Angels Take Manhattan” dan “The Bells of Saint John”.
Penggemar sudah berkomentar di forum tentang kesalahan ini. Beberapa bilang susah bingewatch karena urutan salah. AMC+ seharusnya perbaiki ini sebelum launch. Tapi mereka tidak—seolah-olah tidak peduli dengan pengalaman pengguna. Ini menunjukkan bahwa platform lebih fokus pada mendapatkan konten daripada menyajikannya dengan benar.
Meski Doctor Who finally di satu tempat, penggemar masih tidak punya kendali penuh. Kesalahan urutan dan thumbnail menunjukkan bahwa platform masih menguasai akses konten. Penggemar hanya bisa menerima apa yang diberikan, tanpa pilihan untuk memperbaiki. Ini adalah kenyataan yang pahit untuk subkultur geek yang ingin menikmati konten favoritnya dengan benar.
Author bio: Silas Sterling, veteran kernel contributor dan editor-in-chief majalah keamanan open-source, fokus pada subkultur geek dan akses konten digital.
